Praktikum

Praktikum jenis-jenis perkecambahan

Praktikum

Praktikum penggunaan mikroskop

Praktikum

Praktikum kultur jaringan

Abdimas

Pembuatan Pupuk Organik

Wisuda 2020

Prodi Agroteknologi

Pembuatan Pupuk Organik

Pembuatan Nutrisi Organik Tanaman Fakultas Pertanian dengan Kelompok Tani Krida Karya Utama Lempake

Pembuatan Nutrisi Organik Tanaman (NOT) Fakultas Pertanian Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda dengan Kelompok Tani Krida Karya Utama Lempake Bekerjasama dengan BPP Manuntung. Abdimas ini diikuti juga oleh mahasiswa Fakultas Pertanian, Dosen serta petani di Lempake secara langsung praktik pembuatan NOT.  Kerjasama ini diharapkan terus berlanjut sampai ke aplikasi pemakaian TOT yang telah dibuat.

NOT ini berfungsi untuk tanaman, ikan dan ternak. Fungsi untuk ternak menghilangkan bau kotoran, untuk ikan berguna untuk membersihkan kolam, sedang untuk tanaman menyuburkan tanaman. Penggunaan NOT untuk ternak dengan cara dicampurkan pada makanan sedang ikan diberikan pada kolamnya. NOT untuk tanaman dengan cara disemprotkan seperti penggunaan pupuk daun. Bahan NOT ada 15 Macam yaitu air kelapa, air beras, air tahu, buah maja, dedak, tepung beras, daun kelor,  daun gamal,  batang papaya, gula merah, mengkudu, labu kuning, susu dancow, lidah buaya reaktor aktivator (30/01/2019). unduh file

 

Abdimas Pembutan Bokashi

Bokashi

unduh file

Bokashi adalah sebuah metode pengomposan yang dapat menggunakan starter aerobik maupun anaerobik untuk mengkomposkan bahan organik, yang biasanya berupa campuran molasses, air, starter mikroorganisme, dan sekam padi. Kompos yang sudah jadi dapat digunakan sebagian untuk proses pengomposan berikutnya, sehingga proses ini dapat diulang dengan cara yang lebih efisien. Starter yang digunakan amat bervariasi, dapat diinokulasikan dari material sederhana seperti kotoran hewan, jamur, spora jamur, cacing, ragi, acar, sake, miso, natto, ragi, acar, sake, miso, natto, anggur, bahkan bir, sepanjang material tersebut mengandung organisme yang mampu melakukan proses pengomposan.

Dalam proses pengomposan di tingkat rumah tangga, sampah dapur umumnya menjadi material yang dikomposkan, bersama dengan starter dan bahan tambahan yang menjadi pembawa starter seperti sekam padi, sisa gergaji kayu, ataupun kulit gandum dan batang jagung (Yusuf, 2000). Mikroorganisme starter umumnya berupa bakteri laktat, ragi, atau bakteri fototrofik yang bekerja dalam komunitas bakteri, memfermentasikan sampah dapur dan mempercepat pembusukan materi organik.

Umumnya pengomposan berlangsung selama 10-14 hari. Kompos yang dihasilkan akan terlihat berbeda dengan kompos pada umumnya; kompos bokashi akan terlihat hampir sama dengan sampah aslinya namun lebih pucat. Pembusukan akan terjadi segera setelah pupuk kompos ditempatkan di dalam tanah. Pengomposan bokashi hanya berperan sebagai pemercepat proses pembusukan sebelum material organik diberikan ke alam.

Pupuk Bokashi, menurut Wididana et al (1996) dapat memperbaiki sifat fisika, kimia, dan biologi tanah, meningkatkan produksi tanaman dan menjaga kestabilan produksi tanaman, serta menghasilkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian yang berwawasan lingkungan. Pupuk bokashi tidak meningkatkan unsur hara tanah, namun hanya memperbaiki sifat fisika, kimia, dan biologi tanah, sehingga pupuk organik masih diperlukan (Cahyani, 2003). Pupuk bokashi, seperti pupuk kompos lainnya, dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kandungan material organik pada tanah yang keras seperti tanah podzolik sehingga dapat   meningkatkan aerasi tanah dan mengurangi  bulk density tanah (Susilawati, 2000, dan Cahyani, 2003). Berdasarkan hasil penelitian Cahyani (2003), Penambahan pupuk bokashi berbahan dasar arang sekam padi dapat meningkatkan nilai batas cair dan batas plastis tanah latosol, namun terjadi peningkatan indeks plastisitas. Penambahan bokashi arang sekam padi juga berpengaruh terhadap kekuatan geser tanah dan peningkatan tinggi maksimum tanaman. Bokashi juga dapat digunakan untuk mengurangi kelengketan tanah terhadap alat dan mesin bajak sehingga dapat meningkatkan performa alat dan mesin bajak (Yusuf, 2000), dengan pengaplikasian bokashi sebelum pengolahan tanah dilakukan.

  1. Cahyani, Sri Susanti. 2003. Pengaruh Pemberian Bokashi Terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Tanah serta Pertumbuhan Tanaman Pak Choi (Brassica chinensis L), sebuah skripsi.
  1. Susilawati, Rini. 2000. Penggunaan Media Kompos Fermentasi (Bokashi) dan Pemberian Effective Microorganism - 4 (EM-4) Pada Tanah Podzolik Merah Kuning Terhadap Pertumbuhan Semai Acacia mangium Wild, sebuah skripsi.
  1. Yusuf, Yuslita. 2000. Pengaruh Pemberian Bokashi Batang Jagung Terhadap Kelengketan Tanah (Soil Stickiness) Pada Alat Pengolahan Tanah Bajak Singkal, sebuah skripsi.

Choose Language

English French German Italian Portuguese Russian Spanish

Statistik Pengunjung

We have 72 guests and no members online

Pengunjung

Flag Counter

Statistik Situs

093436
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
165
270
661
90166
5493
7847
93436

Your IP: 35.172.111.71
2022-05-17 13:43

search

PEJABAT STRUKTURAL

Wakil Dekan I

Dra. Marisi Napitupulu, M.Kes.

Wakil Dekan II

Noor Jannah, S.P., M.P.

Wakil Dekan III

Dr.Legowo K, S.Hut.,M.P.

Ketua Jurusan

Dr. Ir. Hery Sutejo, M.P.

Login Form

Alamat Prodi

Alamat : Fakultas Pertanian Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, Indonesia. Jl. Ir. H. Juanda No. 80 Samarinda. Telp. 0541 743390 Hp.08125875659